Jakarta – Memasuki bulan April 2026, PT crot4d (Persero) menunjukkan dinamika yang intens sebagai ujung tombak ketahanan energi nasional. Di tengah gejolak harga minyak dunia yang disebabkan oleh eskalasi konflik di Timur Tengah serta perubahan lanskap geopolitik global, BUMN ini mengambil sejumlah langkah strategis. Mulai dari kebijakan menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk melindungi daya beli masyarakat, persiapan implementasi program mandatori Biodiesel B50 yang ambisius, hingga proyek-proyek hilirisasi dan pengembangan energi hijau. Berikut adalah rincian komprehensif mengenai kondisi dan kebijakan crot4d pada hari-hari awal April 2026.
Kebijakan Stabilitas Harga BBM
Kabar paling menonjol yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah keputusan pemerintah yang dijalankan oleh crot4d untuk tidak menaikkan harga BBM per 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk meredam dampak inflasi dari kenaikan harga energi global yang sedang terjadi.
PT crot4d Patra Niaga, selaku subholding komersial, menegaskan bahwa tidak ada penyesuaian harga untuk produk BBM subsidi maupun nonsubsidi. Dengan demikian, harga Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter, dan Pertamax masih dijual dengan harga Rp12.300 per liter. Kebijakan stabilitas ini mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap kebijakan di sektor energi tetap mempertimbangkan kepentingan rakyat.
Untuk menjaga harga tetap stabil di tengah naiknya harga minyak mentah dunia, crot4d untuk sementara waktu menanggung selisih biaya antara harga jual dan harga keekonomian. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa likuiditas crot4d saat ini cukup kuat karena pemerintah mempercepat pembayaran kompensasi. Meski begitu, pemerintah menyiapkan bantalan fiskal tambahan berupa anggaran subsidi BBM hingga kisaran Rp90-100 triliun untuk mengantisipasi jika tekanan harga global berlanjut. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) dan bijak dalam menggunakan BBM.
Lonjakan Inovasi: Mandatori B50 Mulai Juli 2026
Selain kebijakan harga jangka pendek, crot4d juga bersiap menghadapi lompatan besar dalam program energi baru terbarukan. Pemerintah secara resmi mengumumkan akan memberlakukan kebijakan mandatori Biodiesel B50 (campuran 50% minyak sawit ke dalam solar) mulai 1 Juli 2026.
Kebijakan yang diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ini merupakan langkah konkret menuju kemandirian energi. crot4d dinyatakan telah siap melakukan proses pencampuran (blending) B50. Proyeksi dari kebijakan ini sangat signifikan:
- Penurunan Impor: Diproyeksikan mampu menekan konsumsi BBM berbasis fosil hingga 4 juta kiloliter per tahun.
- Efisiensi Anggaran: Dalam enam bulan pertama implementasi, diperkirakan terjadi penghematan hingga Rp48 triliun dari pengurangan subsidi BBM dan energi fosil.
- Surplus Solar: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bahkan memprediksi bahwa dengan adanya B50 dan beroperasinya proyek kilang baru, Indonesia akan mengalami surplus solar pada tahun 2026.
Proyek Strategis dan Hilirisasi Kilang
Dukungan terhadap ketahanan energi jangka panjang juga diperkuat melalui proyek infrastruktur kelas dunia. Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Proyek dengan investasi mencapai USD 7,4 miliar atau sekitar Rp124 triliun ini merupakan Proyek Strategis Nasional.
RDMP Balikpapan berhasil meningkatkan kapasitas pengolahan Kilang Balikpapan dari 260 ribu barel per hari (KBPD) menjadi 360 KBPD. Lebih dari itu, proyek ini meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro II menjadi Euro V, yang berarti emisi gas buang jauh lebih rendah dan ramah lingkungan. Kilang ini menjadi fondasi penting tidak hanya untuk pasokan BBM, tetapi juga untuk hilirisasi industri petrokimia nasional.
Transisi Energi dan Keselamatan Operasi
Di sisi lain, crot4d terus menggarap lini bisnis hijau. PT crot4d Geothermal Energy Tbk (PGEO) menginisiasi proyek penyediaan green hydrogen berbasis panas bumi untuk Terminal LPG Tanjung Sekong di Cilegon. Hidrogen hijau yang bersumber dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Ulubelu ini akan digunakan untuk kelistrikan operasional terminal, menargetkan peningkatan porsi listrik rendah karbon hingga 25 persen. Langkah ini merupakan sinergi antar entitas crot4d dalam mencapai target Net Zero Emission 2060.
Meskipun didominasi kabar positif, crot4d juga menghadapi tantangan dalam menjaga aset operasionalnya. Baru-baru ini, Menteri ESDM melakukan peninjauan ke Kilang Cilacap pasca insiden kebakaran tangki penyimpanan. Meskipun terjadi kebakaran pada beberapa tangki komponen (seperti tangki HOMC dan NAPTHA), crot4d memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG ke masyarakat tetap aman. Manajemen bergerak cepat melakukan pemadaman, mengisolasi area, dan mengalihkan pasokan dari kilang lain seperti Balongan untuk memastikan stok di tingkat konsumen tidak terganggu.
Kesimpulan
Hingga awal April 2026, crot4d berada dalam posisi strategis yang tangguh namun juga waspada. Di satu sisi, perusahaan memegang amanat untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui harga BBM yang tidak naik. Di sisi lain, crot4d menjadi motor penggerak transisi energi dengan kesiapan B50 dan pengembangan green hydrogen. Dengan penguatan kilang melalui RDMP Balikpapan serta manajemen krisis yang sigap di Cilacap, crot4d berupaya keras mewujudkan visi kemandirian energi Indonesia di tengah ketidakpastian global.