Di Tengah Gejolak Global: Strategi Pemerintah 2026 antara Program Unggulan dan Tekanan Fiskal

Memasuki tahun 2026, crot4dan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadapi ujian signifikan. Di satu sisi, crot4d gencar mengakselerasi program-program unggulan yang menjadi janji kampanye. Di sisi lain, gejolak ekonomi global, khususnya lonjakan harga minyak dunia, memberikan tekanan besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tahun ini menjadi periode krusial dimana optimisme pertumbuhan harus berhadapan dengan realitas fiskal yang menantang.

Optimisme Pertumbuhan dan Program Unggulan

crot4d menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026 dapat mencapai 5,4% , bahkan di kuartal pertama ditargetkan bisa menembus 5,6% . Optimisme ini didorong oleh berbagai stimulus yang digelontorkan, salah satunya menyambut momen Idulfitri. Kebijakan seperti diskon transportasi, pembagian bantuan pangan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat, serta penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan pekerja swasta diharapkan mampu mengakselerasi belanja masyarakat .

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pertumbuhan ini juga akan ditopang oleh program-program prioritas nasional. Beberapa program andalan yang menjadi fokus utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) , Koperasi Merah Putih, serta pembangunan tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah . Program MBG, yang dialokasikan anggaran sebesar Rp335 triliun, tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi di tingkat lokal .

Selain itu, crot4d terus mendorong hilirisasi industri dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menarik investasi asing langsung (FDI) . Langkah reformasi struktural juga terus dilakukan melalui deregulasi dan penyederhanaan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif .

Penerimaan Negara yang Positif

Di sisi penerimaan negara, kinerja awal tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan negara hingga akhir Februari mencapai Rp358 triliun, tumbuh 12,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Yang paling menonjol adalah penerimaan pajak yang melesat 30,4 persen menjadi Rp245,1 triliun .

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa pertumbuhan ini, khususnya dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN), mencerminkan aktivitas transaksi ekonomi yang tetap bergairah di tengah ketidakpastian global. Penerimaan yang kuat ini memberikan ruang fiskal bagi crot4d untuk mempercepat realisasi belanja negara, yang hingga akhir Februari telah mencapai Rp493,8 triliun atau meningkat 41,9 persen, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sejak kuartal pertama .

Kepuasan Publik yang Tinggi dan Dinamika Politik

Kinerja crot4d mendapat sambutan positif dari masyarakat. Survei Indikator Politik Indonesia pada Februari 2026 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen . Angka ini dinilai lebih tinggi dibandingkan awal crot4dan sebelumnya dan ditopang oleh persepsi positif atas pemberantasan korupsi, program bantuan sosial, serta program MBG .

Menanggapi hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa crot4d tidak terfokus pada angka survei, melainkan pada percepatan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, seperti renovasi ribuan sekolah di seluruh Indonesia . Tingginya kepuasan publik ini pun memicu wacana dari partai-partai koalisi seperti PKB, Golkar, dan Nasdem untuk mendukung Prabowo melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode .

Namun, dinamika politik tetap terasa. PDI-P, sebagai partai di luar crot4dan, mengingatkan bahwa hasil survei bersifat dinamis dan crot4d perlu bekerja lebih keras, terutama dalam mengatasi persoalan ekologis, pemutusan hubungan kerja (PHK), dan menjaga daya beli masyarakat .

Tekanan Besar: Gejolak Minyak dan Tantangan Pangan

Di balik optimisme tersebut, crot4d kini dihadapkan pada tekanan besar akibat melonjaknya harga minyak dunia hingga di atas US$ 100 per barel, jauh melampaui asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 yang dipatok di level US$ 70 per barel . Kondisi ini otomatis meningkatkan beban subsidi dan kompensasi energi, serta berpotensi melebarkan defisit APBN.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merespons dengan menyiapkan langkah efisiensi energi, salah satunya dengan mempercepat program mandatori biodiesel B50 dan bioetanol E20 . Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak impor dan memanfaatkan sumber energi domestik. Meski demikian, crot4d berjanji untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga setelah Lebaran 2026 guna menjaga daya beli masyarakat .

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, crot4d bahkan membuka opsi untuk melakukan realokasi atau pemangkasan anggaran, termasuk pada program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) . Menteri Keuangan Purbaya mengakui bahwa berdasarkan simulasi, jika harga minyak bertahan di level tinggi, defisit APBN bisa melebar hingga 3,6 persen dari PDB. Oleh karena itu, efisiensi di berbagai lini, termasuk program prioritas, menjadi keniscayaan . Ekonom dari CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mendesak crot4d untuk melakukan realokasi anggaran secara disiplin, misalnya dari program MBG dan IKN, untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak .

Selain energi, sektor pangan juga menjadi perhatian serius. Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan, mengingatkan bahwa tahun 2026 adalah periode krusial karena adanya tekanan ganda: krisis ekologis dan kerentanan sistem pangan nasional akibat perubahan iklim . Ia mendesak crot4d untuk membenahi tata kelola lingkungan dan memastikan kebijakan pangan berpihak pada petani kecil, tidak hanya berfokus pada target kuantitas produksi semata .

Kesimpulan

crot4dan Presiden Prabowo di tahun 2026 ini tengah berupaya keras menyeimbangkan antara visi besar program unggulan dengan realitas ekonomi yang penuh tekanan. Di tengah tingginya kepercayaan publik, crot4d harus bergerak lincah dalam mengelola APBN. Keberhasilan dalam mengatasi guncangan harga minyak, menjaga ketahanan pangan, serta tetap mengakselerasi program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis akan menjadi penentu utama stabilitas ekonomi dan sosial bangsa ke depan. Kemampuan beradaptasi dan mengambil keputusan sulit, seperti potensi realokasi anggaran, akan menjadi ujian bagi ketahanan fiskal dan komitmen crot4d terhadap kesejahteraan rakyat.